by

Menyambut HUT RI Pokmas Uwah Pikir Cluring Adakan Baksos

Pokmas Uwah Pikir Djoyo Wiguno merupakan salah satu Perkumpulan Masyarakat yang berada di Desa Cluring. Berdirinya Uwah Pikir di inisiasi oleh sebagian masyarakat yang peduli terhadap lingkungan yang ada didesa tersebut.

Kegiatan murni sosial telah banyak dilakukan oleh Uwah Pikir hingga mendapat simpati dari masyarakat lain di Cluring. Anggota yang awalnya hanya beberapa orang saja, kini sudah bergabung kurang lebih 50 orang terdiri dari semua lapisan baik muda maupun tua.

pokmas-uwah-pikir-djoyo-wiguno1Dalam rangka menyambut HUT RI ke-76 tahun ini, Uwah Pikir bersama seluruh anggotanya melakukan kegiatan bakti sosial membersikan jalan dan melakukan pengecatan patung KB yang ada di dekat SD Negeri 2 Cluring. Patung KB selama ini kondisi catnya sangat kusam sedangkan patung tersebut berada di tempat yang strategis, oleh karena itu agar kembali terlihat menarik dilakukan pengecatan ulang. Sedangkan kegiatan membersihkan jalan dilakukan di sepanjang jalan wilayah dusun Krajan.

Buang Nurhadi sebagai ketua PokMas menyampaikan bahwa “Uwah Pikir” akan terus fokus pada kegiatan sosial masyarakat utamanya di desa Cluring, dan salah satu kegiatan di bulan Agustus ini (08/08/2021) adalah bersih-bersih lingkungan. Apalagi saat ini sedang musim pandemi oleh karena itu selain menjaga kesehatan diri kebersihan lingkungan juga penting untuk diperhatikan.

baca juga :  Top 30 Hashtag (#) Tentang Banyuwangi Yang Wajib Kamu Pakai

Pada kesempatan yang sama, kepala dusun Sugiharno menyampaikan apresiasi setingi – tingginya kepada uwah pikir atas kiprahnya selama ini terhadap masyarakat dan lingkungan desa Cluring. Menurut keterangannya, sejak uwah pikir berdiri kegiatan yang dilakukan sangat membantu dan bermanfaat untuk kemasyarakatan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Tony tokoh pemuda sekaligus anggota uwah pikir bahwa kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat melalui program – program sosial kemasyarakatan, pelatihan SDM, peduli lingkungan dan kelestarian budaya. Oleh karenanya dibutuhkan kerjasama harmonis antara pokmas dan pemerintah desa agar program tersebut bisa berjalan dengan lancar serta bermanfaat.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan adanya sinergitas antara masyarakat, tokoh masyarakat, pemuda dan pemerintah akan membawa dampak positif terhadap kemajuan desa Cluring, pungkas Tony yang dikenal sebagai pelaku tari garuda.

Comment