by

Tercatat 16 Kasus KDRT di Banyuwangi, Faktor Ekonomi Menjadi Pemicu Utama

Dinas Sosial (Dinsos) Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Banyuwangi menyampaikan data terkait kasus KDRT di Banyuwangi yaitu sebanyak 16 kasus. Dimana secara terperinci terdiri dari kekerasan psikis 5 kasus, kekerasan fisik 2 kasus, kekerasan seksual 4 kaus, dan penelantaran 5 kasus.

Henik Setyorini (Kadinsos PPKB Banyuwangi ) menyampaikan bahwa, angka kasus KDRT tahun 2022 jumlahnya tidak mengalami peningkatan atau penurunan dengan tahun 2021. Secara jumlah kasus sama namun jenis kasusnya berbeda, tahun 2021 terdiri dari kekerasan psikis 11, kekerasan seksual 3, penelantaran 2, sementara kekerasan fisik 0.

Menurut Henik, justru di tahun 2020 kasus yang terjadi lebih sedikit yaitu hanya 11 kasus. Diantaranya kekerasan fisik 2 asus, kekerasan psikis 7 kasus, kekerasan seksual 1 kasus, dan penelantaran 1 kasus.

Angka tersebut didapatkan dari hasil laporan yang masuk ke dinas sosial, sedangkan kemungkinan di lapangan bisa terjadi kasus yang sama namun tidak dilaporkan.

Kembali Kadinsos menjelelaskan bahwa faktor pemicu munculnya kekerasan dalam rumah tangga menurutnya karena kondisi ekonomi keluarga. Beban keluarga semakin tinggi sedangkan kesempatan bekerja sempit mengakibatkan kepala keluarga sulit mencari penghidupan yang layak.

Pendidikan serta minimnya pengetahuan serta kreatifitas menjadi faktor penting seseorang bisa mendapatkan sebuah pekerjaan maupun berwirausaha. Hal ini menjadi tugas besar pemerintah daerah untuk terus memberikan bimbingan serta pelatihan yang sesuai dengan kemampuan masyarakat.

Comment